Jebakan Waktu

Wahai langit, apakah senandungku tentang dia masih terdengar lirih?

Haruskah nadanya kubuat sumbang agar kau terhenyak, bahkan takjub?

Masihkah kau tetap ingin mengurung takdirku dengan sangkar waktumu?

Duhai langit, kini aku adalah hewan buas yang dikurung waktu

tanpa dapat kuterka pembebasanku tiba.

Hai langit, bisiki aku agar mengacu titahmu,

menemui teman tuaku, menghabisi waktu, di kotaku.

*Puisi paling maksa yang pernah aku buat. [jelek]

Previous Post
Leave a comment

16 Comments

  1. ahah.. jd juga.rada kaget bc kalimat awal. brasa ada yg mehe2. g ky biasane.tyataaah.. maksa!langit?

    Reply
  2. titintitan said: ahah.. jd juga.rada kaget bc kalimat awal. brasa ada yg mehe2. g ky biasane.tyataaah.. maksa!langit?

    jelek emang. ntar aku bikin yang lebih bagus. ntaaar *gak tau kapan.

    Reply
  3. bingung *_*

    Reply
  4. sahabatmentari said: bingung *_*

    yaudah, gak usah dipikirin

    Reply
  5. langitshabrina said: jelek emang. ntar aku bikin yang lebih bagus. ntaaar *gak tau kapan.

    tin jg blm ada feel bikin pake tuh kata2.;d

    Reply
  6. sahabatmentari said: bingung *_*

    pegangan dulu mba, kalo bingungehehhedia emang suka bkin bingung mba,;d

    Reply
  7. Aha bunganya nyelip dikawat,kasian tuh kejepit.

    Reply
  8. langitshabrina said: yaudah, gak usah dipikirin

    😛

    Reply
  9. titintitan said: pegangan dulu mba, kalo bingungehehhedia emang suka bkin bingung mba,;d

    *pegangan*

    Reply
  10. sumart74 said: Aha bunganya nyelip dikawat,kasian tuh kejepit.

    itu ceritanya penjara bray :))

    Reply
  11. Cieehh.. Teman tuaku.. Hahaha

    Reply
  12. lebah: iya dong! yg pasti bukan kamu :p

    Reply
  13. Ya iya lah kan masih muda, hehe..Btw, jujur nih, puisinya bagus lho, penuh makna.. ^_^

    Reply
  14. Lebah: orang yg kerjaannya ngitung duit emang gak tau puisi bagus :))

    Reply
  15. Subhanallah.. Iya nih kyknya harus banyak belajar sama yg kerjaannya nulis, tp Klo puisi itu dibilang jelek, jd penasaran nih yg bagus tu kyk gmn, ditunggu ya langit, posting puisi yg bagusnya..😀

    Reply
  16. lebahm4du said: Subhanallah.. Iya nih kyknya harus banyak belajar sama yg kerjaannya nulis, tp Klo puisi itu dibilang jelek, jd penasaran nih yg bagus tu kyk gmn, ditunggu ya langit, posting puisi yg bagusnya..😀

    terserah kamu.

    Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Wanderer Soliloquy

This blog is an embryo of what may be a soliloquy, a nonfiction, or something in between. With a bowl of my private insights on spirituality, a pinch of science, a jar of environmental issues, some literature spices, and sacks of simple events from my daily life, this is a naked kitchen where everyone is invited to watch how I juggle with all of the ingredients. When it’s done, you’re welcome to have a free taste of whatever it is on the serving table. Perhaps, together, we can give it a name.

Cerpen Koran Minggu

Kompas-Republika-Jawa Pos-Suara Merdeka-Koran Tempo-Media Indonesia

From This Moment

\"Das Gestern ist nur die Erinnerung des Heute und das Morgen ist dessen Traum\"

ILMIBSI

Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra se-Indonesia

(Masih) Manusia Itu Unik, Saya Salah Satunya

pemikirulung yang pesen lapak di wordpress

what has happened?

premature ventricular contractions

Luckty Si Pustakawin

We live the life of an unfinished novel, still waiting to be written. –Absolute Stephanie-

windamaki's blog

Was gibts Neues?

Oracle, Web, Script, SQLserver, Tips & Trick

oracle, programming, kulik, sqlserver, web, javascript

%d bloggers like this: