Lugas- Aku

Lugas, nampaknya aku mulai kembali suka dengan cara ini dalam berbahasa. Setelah bebera waktu menggunakan kiasan, kupikir bukan aku yang sedang berbicara (bukan aku yang aku, melainkan aku yang dia dan mereka). Bukan taksuka dengan bahasa kiasan. Bahasa kiasanku adalah cara untuk melugaskan maksud perkataanku.

Menurut orang Indonesia, Lugas itu:

1 mengenai yg pokok-pokok (yg perlu-perlu) saja: pembicaraannya selalu — , tidak pernah menyimpang ke sana-sini; 2 bersifat spt apa adanya; lugu; serba bersahaja; serba sederhana: cara berdandannya — , tidak mencolok; 3 tidak berbelit-belit: kalimatnya — , tidak berbunga-bunga; 4 tidak bersifat pribadi; objektif: masalah itu dapat diselesaikan secara –;
ke·lu·gas·an n 1 hal mengenai yg pokok (yg penting, yg perlu): pembicaraan dilakukan dng bertolak dr asas kehematan, ~ , dan keefisienan; 2 kesederhanaan; keluguan; kepolosan: ~ dl sikap dan dl berpakaian merupakan daya tarik tersendiri; 3 perihal tidak berbelit-belit (tt bahasa, kalimat): ~ setiap kalimat yg diutarakannya memudahkan pemahaman bagi yg mendengarkannya; 4 tidak bersifat pendapat pribadi; keobjektifan

Kata Kiasan menurut Wikipedia

Kata kiasan adalah kata-kata yang berbunga-bunga, bukan dalam arti kata yang sebenarnya; kata kiasan dipakai untuk memberi rasa keindahan dan penekanan pada pentingnya hal yang disampaikan. Misalnya, “Cita-citanya setinggi langit,” juga, “Wajahnya bagaikan rembulan.”

Kata kiasan sering dapat ditemukan pada nyanyian-nyanyian, puisi-puisi, dan karya-karya tulis lama, juga pada Alkitab maupun buku-buku agama lainnya. Contohnya, “Saya mengasihi Tuhan karena Dia telah mendengar suaraku dan permohonanku [Mazmur 116].” Kata kiasan yang dipakai di sini (hendiadis) pada “suara dan permohonan” membuat kata benda kedua menerangkan kata benda yang pertama, yaitu, suaraku yang memohon-mohon.

untuk yang suka kiasan

Pada dasarnya kata kiasan dibuat untuk memperjelas maksud pernyataan. Jika kata kiasan Anda membuat orang-orang semakin tidak mengerti apa yang Anda maksud. Selamat, persembunyian konyol Anda berhasil. Selamat! Anda berhasil membuka lebar jendela kepengecutan Anda. Tulisan Anda dengan lugas berkata “AKU PENGECUT”.

Leave a comment

4 Comments

  1. To the point ya?

    Reply
  2. kangdjarwo said: To the point ya?

    ya

    Reply
  3. Aku suka tulisanmu. Tho the point toh… He

    Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Wanderer Soliloquy

This blog is an embryo of what may be a soliloquy, a nonfiction, or something in between. With a bowl of my private insights on spirituality, a pinch of science, a jar of environmental issues, some literature spices, and sacks of simple events from my daily life, this is a naked kitchen where everyone is invited to watch how I juggle with all of the ingredients. When it’s done, you’re welcome to have a free taste of whatever it is on the serving table. Perhaps, together, we can give it a name.

Cerpen Koran Minggu

Kompas-Republika-Jawa Pos-Suara Merdeka-Koran Tempo-Media Indonesia

From This Moment

\"Das Gestern ist nur die Erinnerung des Heute und das Morgen ist dessen Traum\"

ILMIBSI

Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra se-Indonesia

(Masih) Manusia Itu Unik, Saya Salah Satunya

pemikirulung yang pesen lapak di wordpress

what has happened?

premature ventricular contractions

Luckty Si Pustakawin

We live the life of an unfinished novel, still waiting to be written. –Absolute Stephanie-

windamaki's blog

Was gibts Neues?

Oracle, Web, Script, SQLserver, Tips & Trick

oracle, programming, kulik, sqlserver, web, javascript

%d bloggers like this: