dia bertanya tentang aku dan Kamu

Dia bertanya kepadaku tentang doa-doaku. Tentang hubungan kita. Tentang mengapa aku selalu berhusnudzon kepada-Mu.

Dia bertanya tentang doa yang kupanjatkan setiap selesai sholat, selesai tilawah, ketika hujan, antara adzan dan iqomat, ketika mendengarkan khutbah jumat, ketika shaum, ketika berbuka shaum, ketika sujut terakhir di setiap sholat, dan doaku di antara sujud malamku. Kukatakan selalu ada dia di sana.

Di setiap waktu-waktu itu kukatakan “Ya Allah jika dia jodohku, berikanlah kekuatan kepadanya untuk mendatangi murobbiku dan ayahku. Jika bukan, berikan aku kekuatan untuk menerima kehendak-Mu.” Hmm.. sebuah permintaan yang agak memaksa memang. Entah mengapa aku sangat yakin untuk tetap memintanya. Mungkin karena aku tahu hubungan kita. Kau amat sangat tahu siapa aku dan aku pun tahu betapa Kau mencintaiku. Dengan penuh keyakinan, segala permintaanku pasti Kau kabulkan. Pengabulan itu tentu bergantung ikhtiar dan keyakinanku terhadap doa-doa yang kupanjatkan kepada-Mu. Saat aku yakin, peluang-peluang untuk menyempurnakan ikhtiar kau buka lebar.

Setiap langkah yang aku alami dalam mencapai kesuksesan selalu bertumpu pada keyakinan bahwa Kau amat mencintaiku dan Kau amat tahu siapa aku dan apa yang aku butuhkan. Seperti yang Kau tahu, aku takpernah meminta hal-hal yang takaku butuhkan. Aku butuh pekerjaan, kau beri aku teman yang memberi info lowongan kerja. Aku butuh kosan baru, kau beri aku alasan untuk pindah. Aku butuh laptop baru dan takpunya alasan untuk menggantinya, kau hadirkan pencuri. Kau punya banyak cara untuk memperlihatkan seberapa dekat hubungan kita. Ada buaian, ada sentilan, ada teriakan, semua kuterima karena Kau menyayangiku.

Aku butuh menceritakan doa-doaku, Kau gerakkan dia untuk bertanya tentang doa-doaku. Apakah itu bukan kemudahan dari-Mu. Tentu itu kemudahan dari-Mu wahai Sang Maha Pengasih! Tak sedikitpun aku libatkan syetan dalam setiap keputusanku. Paling tidak ketika terlintas bahwa setan mungkin saja membuat makar, keyakinanku kepada-Mu kembali membuatku sadar dan yakin bahwa semua ini kulakukan untuk mencintai-Mu.

We have two same business and we have one God. So, we can help each other to reach our same business.

Kenapa kamu yakin kalau aku adalah jodohmu? Kenapa kamu tetep ngotot dengan doamu? “Yakin sajalah,” bisik-Mu di telingaku.

Previous Post
Leave a comment

7 Comments

  1. nitip doaaa

    Reply
  2. gadisamnesia said: like this

    jurnal lama ^^balhamdulillah ada yang mengingatkan aku kembali hehe..

    Reply
  3. Finally yang paling baik adalah pasrah tentang siapa jodoh kita :)Tidak perlu lg menyebut sebuah nama…Sekuat apapun ingin dan harap jika اَللّهَ tak berkehandak tak akan terjadiPun sebaliknya, meski kita tak suka, tak cenderung tp kalau اَللّهَ sudah berkehendakMaka terjadilah…Eh punten looh ini mah It happened to me teh linda🙂 hehee berdasarkan pengalaman mode on..”..bisa jadi yang kau sukai itu buruk bagimu, dan bisa jadi yang kau benci itu baik bagimu… اَللّهَ mengetahui sedang kamu tidak…” 2:216

    Reply
  4. cinderellazty said: Finally yang paling baik adalah pasrah tentang siapa jodoh kita :)Tidak perlu lg menyebut sebuah nama…Sekuat apapun ingin dan harap jika اَللّهَ tak berkehandak tak akan terjadiPun sebaliknya, meski kita tak suka, tak cenderung tp kalau اَللّهَ sudah berkehendakMaka terjadilah…Eh punten looh ini mah It happened to me teh linda🙂 hehee berdasarkan pengalaman mode on..”..bisa jadi yang kau sukai itu buruk bagimu, dan bisa jadi yang kau benci itu baik bagimu… اَللّهَ mengetahui sedang kamu tidak…” 2:216

    aku lebih suka menyebutnya tawakal hehe..*jurnal ini dibuat lebih dari 233 hari yg lalu [waktu aku masih berada pada dimensi ikhtiar]. Sekarang sudah berlalu ^^

    Reply
  5. aiiih naha aku baru liat yah ^^ hehe

    Reply
  6. cinderellazty said: aiiih naha aku baru liat yah ^^ hehe

    mungkin karena kita bukan kontak ^^

    Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Wanderer Soliloquy

This blog is an embryo of what may be a soliloquy, a nonfiction, or something in between. With a bowl of my private insights on spirituality, a pinch of science, a jar of environmental issues, some literature spices, and sacks of simple events from my daily life, this is a naked kitchen where everyone is invited to watch how I juggle with all of the ingredients. When it’s done, you’re welcome to have a free taste of whatever it is on the serving table. Perhaps, together, we can give it a name.

Cerpen Koran Minggu

Kompas-Republika-Jawa Pos-Suara Merdeka-Koran Tempo-Media Indonesia

From This Moment

\"Das Gestern ist nur die Erinnerung des Heute und das Morgen ist dessen Traum\"

ILMIBSI

Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra se-Indonesia

(Masih) Manusia Itu Unik, Saya Salah Satunya

pemikirulung yang pesen lapak di wordpress

what has happened?

premature ventricular contractions

Luckty Si Pustakawin

We live the life of an unfinished novel, still waiting to be written. –Absolute Stephanie-

windamaki's blog

Was gibts Neues?

Oracle, Web, Script, SQLserver, Tips & Trick

oracle, programming, kulik, sqlserver, web, javascript

%d bloggers like this: