Cerita Berantai XL #1

Ketika ngabuburit tiba,semua keseruan Ramadhan ini makin terasa lekat di hati. Begitupun dengan seorang Raka. Namun Ramadhan tahun ini…

Balas

k317ny menulis on Aug 8

akan sangat berbeda dgn ramadhan tahun lalu, tahun ini tlh hadir dlm kehidupan sang Raka seorang Wanita bernama Cinta

terasa membosankan karena semua mulai tampak seperti rutinitas semata.

membuat Raka teringat pesan ibundanya agar menyusul adiknya yang sedang belajar di ibukota, tabungannya belum cukup untuk ongkos pergi

berbeda buat Raka karena dia harus melewatkannya sendirian di perantauan. Dia baru saja melanjutkan pendidikannya di kota dingin Malang.

Raka pada bulan ramadhan ini ingin membuat kejutan kepada adiknya yang bernama Rena. Gadis mungil yang sekarang menimba ilmu kedokteran di kampus elit di ibukota.

berbeda. Rasa rindu dihatinya mencuat keluar setiap mendengar adzan. Begini rasanya jika berbuka di negeri orang. Hampa.

Cinta adalah putri mungil raka, putri pertama raka yang hadir pada ramadhan tahun ini, menambah rasa syukurnya telah menjadi pria seutuhnya.

Raka memandangi wajah putri semata-wayang-nya yang tidur terlelap, begitu suci, begitu indah….

sambil ia berharap , kelak putri nya menjadi putri yang soleh .

Sekecap perih menghampiri. Raka mencintai Cinta. Perih bertransformasi jadi bulir airmata saat bibir mungil Cinta mendaraskan kata “mama”.

Semua kepedihan di dunia tidak lagi berarti dan berasa saat panggilan Mama itu diucapkan. Hidup yang berat ini terasa masuk akal.

kudu dijalaninya sendiri, meninggalkan istri dan anak tercinta demi beasiswa yang baru didapat,apakah ini pertanda berkah atau ujian-Nya?

Jika saja bukan karena Allah yg menguatkan dengan bantuan-Nya, mungkin ia sudah tak mampu melalui hari-harinya.. Namun Raka tegar dan harus melanjutkan hidupnya bersama si mungil Cinta.. ya cinta..

cinta dia adalah buah hatinya yang amat dicintainya

yang terlahir atas buah cinta mereka berdua, sosok mungil yang menjadikan semangat hidup Raka untuk terus berjuang menghadapi kerasnya hidup.

sosok mungil tak berdosa yang hanya tahu bahwa sang Ibu pergi sebentar saja, menjemput mimpi lalu kembali.

raka terkenang saat-saat menyenangkan Ramadhan terdahulu saat mereka masih berkumpul bersama..

Sahur bersama, buka bersama, dan Sholat Tarawih bersama. Ia bangga sekali bisa menjadi imam bagi kedua bidadari dalam hidupnya.

Momen semacam itu terasa berharga bagi Raka. Ia tersentak saat ingat bagaimana mereka bercanda penuh gelak tawa.

Cinta mewarisi mata bening & senyum khas bundanya, Ratih; istri Raka yang telah wafat. Cinta adalah penawar rindu Raka pada Ratih.

Ratih pergi meninggalkan Raka dan Cinta setelah berjuang selama dua tahun melawan kanker yang bersarang di tubuhnya.

Dan kini, Ratih meninggalkan Cinta padanya. Namun Raka tidak yakin, bagaimana cara membesarkan Cinta, di saat Ia merasa tak ada lagi cinta tersisa di hatinya

Hatinya beku. Menyenandungkan serenada duka. Kelam. Namun, Raka ingin bangkit. Menyapa bahagia.

bahagia bila cinta berada di dalam hatinya terwujud dan sekarang ia. menyusun kepingan hatinya kembali

Menghabiskan waktu bersama Cinta,terkadang malah membuatnya semakin miris,semakin sulit rasanya untuk melupakan Ratih

Di saat melamunkan Ratih, Raka lalu melihat wajah Cinta cemberut. “Kenapa,Sayang?” tanya Raka. “Ah, Papa kentut yaa?” dan Raka pun tergelak.

“Ah, Cinta. Kau benar, Nak. Tak seharusnya aku terus terbenam dalam duka dan melewatkan detik penuh bahagia bersamamu.”

Azan Magrib bergema.

Raka menyegerakan berbuka sembari menikmati hidangan lezat bersama puteri semata wayangnya, Cinta. Kini Raka harus menyiapkan segalanya, buat shalat dan tarawih serta sahur.

akan sangat bearti lagi jika ada nya cinta..

Cinta Langit Ramadhani, kenangan terindah dari Ratih.Ia lahir 17 Ramadhan. Kebahagiaan yg walau menyisakan perih, ttp meluaskn smangat Raka.

“Tit tut XL-ku berbunyi, tit tut tit tut, begitu bunyinya. Ah, buyar deeh…” celetuk Raka.

Raka melirik layar ponsel, tertera nama wibi sobatnya.”argh wib,pasti mau curcol deh” gerutunya. Disapanya wib di ujung sana. Rupanya wib..

“Raka,aku mlihat ada wanita yg mirip bgt ma Ratih dilampu merah,bukannya Ratih ga punya kembaran?”Tersengal-sengal suara Wibi diujung sana

Raka nyeletuk”Senengnya pake XL”,wib bisa telpon kapan ja ma aku. Wib kan pake paket AKRAB sama kaya aku. Emang XL ya,”AMPUH Murahnya 24Jam”

“Duh, Wib, kapan sih kamu gak ngobrol yang menyesatkan?” Raka cengengesan.

“Sumpah, Ka! Biar diganjar kolak segentong, kalau aku bohong.”

Tiba-tiba ketukan di pintu, seorang pria datang berkata, “Cinta bukan darah dagingmu. Akulah ayah kandung Cinta, bukan kamu, Raka”. HP jatuh

“heh siapa kamu?! beraninya bilang Cinta bukan darah dagingku!” kata Raka sambil mengepalkan

“er.. Maas map, bercanda,saya cuma mau nawari cemilan gratis,kebetulan saya sering lewat dan nguping curcol bapak…”sahutnya polos.

“Papa Cinta mau kue itu” kata cinta penuh harap. Semenjak itu beberapa hari sekali penjual kue itu datang menawarkan camilannya.

Raka kembali memusatkan konsentrasi pada suara Wibi, menanyakan ulang “Serius kamu benar-benar melihat sayangku?”. Widi hanya mengiyakan.

Esoknya, selepas beraktivitas. Ia kaget menemukan Cinta bersama seseorang yang mirip sekali dengan Ratih. Kecuali tahi lalat di dagunya.

Dan ternyata tahi lalat itu adalah tahi lalat elektronik yang bisa dilepas, di dalamnya berisi semacam microphone sehingga apapun pembicaraan orang lain dengan Ratih akan terekam. Karena Ratih sebenarnya adalah agen mata-mata Inggris.

Raka ngabuburit sendiri dan terasa sepi tanpa orang tua dan sanak keluarga karena Raka jauh di ujung pulau mencari kerja demi sesuap nasi

Cinta senang bermain dengan wanita yang mirip ibunya tersebut. Di balik keterkejutannya, dengan ragu Raka bertanya, “Siapa kau sebenarnya?”

“Ah…eh..oh….aku…..aku….” wanita itu menjawab dg terbata2.

“Tolong jawab…” Raka terus mendesak wanita itu untuk mengaku.

“Maaf, sebenarnya aku adalah….

Sebelum Raka mendapatkan jawaban, wanita itu tak sadarkan diri. Raka lemas dengan perasaan putus asa. “Aku harus hubungi 911!” Diputarnya 911 dengan nomor XL-nya.

Halooo.. 911…?” / “Bukan… Di sini Biro Jasa Penyalur Pembantu”

Dengan kesal Raka membanting HPnya sampai hancur tak berbentuk

Cinta menghampiriku sambil bertanya, “Ada apa, Pa? Kok HPnya dibanting? Papa marah sama Cinta?”

“Ga ada apa-apa Cinta,”ujar Raka.”Papa cuma kesal dengan HP ini yang ternyata tidak ada manual book Bahasa Indonesia-nya”.

“ah, papa, bukannya semua tipe hape ini memang ga ada manual book nya? anak kecil aja tau!”

”tapi pah, bukannya apapun hapenya asal pake nomor XL pasti oke ya?”sahut cinta penuh kemenangan. Mata indahnya berbinar-binar menatap Raka

“Oh iya tentulah Cinta, lain kali papa gak akan emosi berlebihan lagi, Terima Kasih Anakku sayang!” sahut Raka berkaca-kaca.

“Pah, kacanya pecahin aja biar ramai.” Sahut Cinta sambil ngemil kue berbentuk batubata. Cinta lupa kalo Raka sedang puasa.

aduh kamu udah gak puasa malah mau pecah-pecahin ! kalau km mau ramai km pergi aja ke pasar atau ke pantai lalu tersasar di hutan

Tak sangka standar ramai Papa itu pasar. Ck. Akan ramai kalo ada Mama. Aku ingin ada Mama. Mamaku yang asli, bukan Mama Dedeh, idola papa!

“Baiklah Nak, Papa akan cari mama baru!”

“Bagaimana kalau Papa pilih…

“Jyah nie tetangga tiap hari berisik amat yak? Ngapain sih?” ujar Marto mengawali obrolannya dgn mbak bie dan dani yg siap2 sholat teraweh


#baru dua hari udah sekocak ini di sini

Previous Post
Leave a comment

13 Comments

  1. rajin sekali di urutkan😀

    Reply
  2. kalo dibaca kek gini… mkin kocak jadinya ceritany🙂

    Reply
  3. nitafebri said: rajin sekali di urutkan😀

    aku copas aja ;))

    Reply
  4. titintitan said: ahhaha

    =))

    Reply
  5. elywidya said: kalo dibaca kek gini… mkin kocak jadinya ceritany🙂

    bener, moso ada tompel segala :))

    Reply
  6. Dan ternyata tahi lalat itu adalah tahi lalat elektronik yang bisa dilepas, di dalamnya berisi semacam microphone sehingga apapun pembicaraan orang lain dengan Ratih akan terekam. Karena Ratih sebenarnya adalah agen mata-mata Inggris. (baagian paling alay) =))

    Reply
  7. ahahah.*makin ngacoow galaau =))

    Reply
  8. titintitan said: ahahah.*makin ngacoow galaau =))

    ngancurin cerita itumah :))

    Reply
  9. nungguin minggu ke 2apakah cerita aneh itu bakalan dilanjutin.. atau cerita baru yang nantinya bakalan jadi aneh juga hehe😀

    Reply
  10. elywidya said: nungguin minggu ke 2apakah cerita aneh itu bakalan dilanjutin.. atau cerita baru yang nantinya bakalan jadi aneh juga hehe😀

    bener! kayaknya bakal ada cerita baru. Hmm.. rasanya cerita itu dialienasi sama temen2.. Ntar jangan-jangan Jadu yang ada di koimilgaya juga ikut tampil di rumah si Raka =))#india mode: ON

    Reply
  11. makin rieeuuut :))

    Reply
  12. titintitan said: makin rieeuuut :))

    begitulah kalo ngadain lomba antalogi. rieutnya sejuta pasti..

    Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Wanderer Soliloquy

This blog is an embryo of what may be a soliloquy, a nonfiction, or something in between. With a bowl of my private insights on spirituality, a pinch of science, a jar of environmental issues, some literature spices, and sacks of simple events from my daily life, this is a naked kitchen where everyone is invited to watch how I juggle with all of the ingredients. When it’s done, you’re welcome to have a free taste of whatever it is on the serving table. Perhaps, together, we can give it a name.

Cerpen Koran Minggu

Kompas-Republika-Jawa Pos-Suara Merdeka-Koran Tempo-Media Indonesia

From This Moment

\"Das Gestern ist nur die Erinnerung des Heute und das Morgen ist dessen Traum\"

ILMIBSI

Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra se-Indonesia

(Masih) Manusia Itu Unik, Saya Salah Satunya

pemikirulung yang pesen lapak di wordpress

what has happened?

premature ventricular contractions

Luckty Si Pustakawin

We live the life of an unfinished novel, still waiting to be written. –Absolute Stephanie-

windamaki's blog

Was gibts Neues?

Oracle, Web, Script, SQLserver, Tips & Trick

oracle, programming, kulik, sqlserver, web, javascript

%d bloggers like this: