Hidupkan Hidup Baru

“Allah menunggu hamba-Nya di pintu taubat pada siang dan malam hari. Jika siangnya ia berbuat dosa, maka malam hari Allah menunggu pertaubatannya. Jika malamnya ia berbuat dosa, maka siang hari Allah menunggu pertaubatannya.”
Robb, aku tutup hari ini dengan pertaubatan. Ampuni dosaku detik lalu, pagi, siang, sore tadi dan malam ini. Kumuhon rahmati aku dan lindungi aku dari siksa-Mu atas dosa-dosaku kemarin, dua hari lalu, setahun lalu, dan dosa-dosaku sebelumnya.
***
Hari pertama mengawali kehidupan baru di Bandung lumayan menyenangkan. Di bis seorang ibu yang duduk di sampingku bilang, “Mau ke Cicaheum neng? Sekolah ya?” Kali ini aku cukup mengucapkan, “Ya,” kepadanya. Hmm.. aku sekolah lagi. Allah memberikan kesempatan kedua kepadaku. Hanya Dia yang memberikan kesempatan kedua. Dia memberikan kesempatan kepadaku untuk bisa merapikan kamar dengan puas setiap hari. Tidak seperti waktu S1 yang dipenuhi dengan keterburu-buruan. Allah memberi kesempatan kepadaku untuk belajar masak lagi. Tidak seperti waktu masih bekerja (pergi pagi-pulang malam). *alesan :)) Allah memberiku kesempatan untuk da’wah sya’bi. Tidak seperti waktu masih di Jatinangor yang dipenuhi dengan syura’-syura’ yang kadang takmembuahkan hasil. Allah memberi kesempatan kepadaku untuk menulis tanpa hambatan yang datang dari manusia *yang satu ini harus aku amini berkali-kali. Semoga kesempatan kedua ini dapat kumanfaakan tanpa kedzaliman terhadap diri sendiri.
Hari ini adalah hari belanja bulanan dan beres-beres kamar. Walaupun nggak sehemat t’Dede yang anak akuntansi (yang mengerti budget control) aku cukup senang dengan penghuni baru kamarku, sebuah lampu tidur. Katanya, tidur dengan mematikan lampu atau minimal menggunakan lampu tidur adalah sunnah. Hmm, ini hal sunnah yang belum dapat aku lakukan. Rasanya sesek banget kalo tidur dengan mematikan lampu. Heuheu, harus aku coba malam ini. Sesampai di kosan, semuanya aku rapikan. Ternyata terlalu banyak sampah di kamarku. Banyak hal-hal gak berguna masih aku simpan. InsyaAllah besok aku bakar semua hal yang nggak berguna itu. Aku yakin ini adalah beres-beres tahap 1. Kalau teh Indri (yang melankolis sejati) datang, pasti kamarku yang baru aku beresin setengah idup ini masih dinilai 5. Heuheu.. masih angka merah. Besok, dan besok nya, dan besoknya lagi, dan hari-hari selanjutnya, aku harus nyortir sampah-sampah lagi. Sampai kamarku benar-benar rapi. Waktu aku mengagendakan beres-beres kamar, kakakku bilang, “Beres-beres kamar kok diagendakan. Itu kan rutinitas kami, para ibu rumah tangga. Dengan kamar sebesar kamar kosanmu, tetangga teteh di kamarnya ada kompor dan alat dapur lainnya. Bahkan kamar sekecil kamarmu itu di dalamnya ada kamar mandi. Bayangkan betapa repot dia membereskan kamar. Tentu dia membereskannya tiap hari tanpa mengagendakannya.” Jleb! Katanya mau jadi ibu rumah tangga yang baik dan benar, hayo semangat Nda!
Kali ini beres-beresku diiringi lagu Hamba Allah -Opic fit Amanda-
Bila perih, bila sedih, air mata bukan segalanya
Hanya hamba Allah yang slalu berserah
hanya hamba Allah yang slalu berpasrah
karena segalannya bergantung kepada-Nya
hanya kepada Dia semua bermuara
Detik waktu kan berlalu, Suka duka kan berlalu, Tiadalah semua abadi
Tangis, tawa, air mata, semua kan berlalu dan pergi
Sebuah lagu tentang kekuatan seorang beriman dalam menghadapi takdirnya. Tawakkal singkatnya. Yang terpikir:
Moso kita harus meminta Allah Yang Maha Hebat untuk melawan Kemahahebatan-Nya sendiri. Ketika Ia berkata bahwa diri-Nya yang paling tahu tentang yang terbaik buat kita, lantas pantaskah kita terus berjuang, meminta, berdoa, memohon agar hal yang menurut-Nya bukan terbaik buat kita berubah menjadi yang terbaik buat kita? Sebagai mahluk, ada saatnya kita berdoa agar pilihan yang menurut kita baik menjadi yang terbaik menurut-Nya. Namun, setelah Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Tahu menghedakin dan memilih hal yang kita harap-harapkan bukan yang terbaik buat kita, tugas kita adalah menerima, tawakkal. Bila ketetapan-Nya melahirkan kekecewaan atau kesedihan, InsyaAllah akan ada kebaikan lain yang menentramkan hati menyusul pada waktu yang tidak lama, karena Ia Maha Tahu kemampuan hamba-Nya dalam menerima kehendak-Nya.
Next Post
Leave a comment

4 Comments

  1. barakallah status barunyaaa..

    Reply
  2. titintitan said: barakallah status barunyaaa..

    aamiin

    Reply
  3. Terimakasih sudah berbagi tulisan ini ..

    Reply
  4. ridhputra said: Terimakasih sudah berbagi tulisan ini ..

    semoga bermanfaat ^^b

    Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Wanderer Soliloquy

This blog is an embryo of what may be a soliloquy, a nonfiction, or something in between. With a bowl of my private insights on spirituality, a pinch of science, a jar of environmental issues, some literature spices, and sacks of simple events from my daily life, this is a naked kitchen where everyone is invited to watch how I juggle with all of the ingredients. When it’s done, you’re welcome to have a free taste of whatever it is on the serving table. Perhaps, together, we can give it a name.

Cerpen Koran Minggu

Kompas-Republika-Jawa Pos-Suara Merdeka-Koran Tempo-Media Indonesia

From This Moment

\"Das Gestern ist nur die Erinnerung des Heute und das Morgen ist dessen Traum\"

ILMIBSI

Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra se-Indonesia

(Masih) Manusia Itu Unik, Saya Salah Satunya

pemikirulung yang pesen lapak di wordpress

what has happened?

premature ventricular contractions

Luckty Si Pustakawin

We live the life of an unfinished novel, still waiting to be written. –Absolute Stephanie-

windamaki's blog

Was gibts Neues?

Oracle, Web, Script, SQLserver, Tips & Trick

oracle, programming, kulik, sqlserver, web, javascript

%d bloggers like this: