karena aku perempuan – manajemen krisis

Subhanallah! Kemarin Ruaaar biasa! Hangatnya pelukan Tuhan kurasakan lagi. Betapa Ia sangat dekat dengan hamba-Nya. Kewajiban kita hanya peka menyambut pelukan hangat-Nya.

Seperti biasa, Linda yang mengawali harinya dengan mencuci baju. Aaaah.. Alhamdulillah untuk hari ini karena aku genap mengambil pahala dari mencuci baju di hari Jumat ^^9

Kelamaan mencuci, akhirnya aku terlambat mengirimkan naskah buku cerita. Aku baru keluar asrama pukul 10 pagi, padahal kantor POS tutup pukul 11. Belum lagi naskah itu harus berpindah dari netbook ke CD RW. You know lah, netbook mana punya CD driver. Walhasil aku harus nebeng di rental atau fotocopy-an yang menyediakan jasa rental komputer.

Sampai di fotocopyan, ternyata cadangan CD RW mereka haaabiiis. Untunglah ada penjual alat-alat yang berkaitan dengan komputer di sebrang. Aku bisa membelinya di sana.

“CD RWnya ngga ada neng, cuma ada DVD RW,” ujar bapak penjualnya.

“Harganya berapa Pak?” tanyaku.

“Rp 5000 neng, paling CD RW harganya Rp 3500” ujarnya.

“Saya beli satu pak,” jawabku sambil memberikan uang lalu pergi.

Dengan DVD RW di tangan, aku kembali menebeng burning data ke fotocopy-an yang ada di sebrang tadi. Namun, komputer mereka sedang tidak bersahabat. DVDku nggak kedetek melulu. Akhirnya aku cari tempat lain. Entah kenapa hati ini tetap ingin beli CD RW. Walhasil aku beli deh di tempat lain. *borooooos! #ups

“Harganya Rp5000 teh,” ujar Aa toko buku yang jualan CD RW.

Heuheu, hatiku mangkeeel sekali, seharusnya kan kisarannya Rp3500,- kenapa ini jadi seharga DVD. Namun, apa boleh buat, aku beli saja. Subhanallah, ternyata di sebrang toko buku ada rental komputer yang menawarkan jasa burning data. Akhirnya aku masuh ke tempat itu.

“Mau burning data teh,” ujarku.

Karena ada pengunjung lain, aku dicuekin dulu sama teteh-tetehnya. Selama dicuekin, aku melihat-lihat sekitar. Ada jualan CD RW, harganya Rp2500 OMG! aku makin sedih aja. Nampaknya kalau aku langsung ke sana, aku bisa menghemat. Benar saja, harga burning 1 data sebesar 45kb itu adalah Rp2500. Kayaknya kalo aku gak bawa CD, jasa burning itu berbonus CD RW. Belum lagi setelah burning, waktu aku sampai di depan kantor POS, tulisan di pintunya “TUTUP” dan baru buka lagi setelah pukul 1 siang. Betapa besar bayaran yang harus dikeluarkan untuk sebuah kemalasan Malas apa? malas datang langsung ke penerbit, padahal kalau aku datang langsung cuman perlu ongkos angkot maksimal RP5000.

Sambil menunggu, seperti biasa, aku shalat dzuhur dan menyelesaikan amanah tilawah. Pukul 1 aku datang ke kantor POS. Heuh.. ternyata naskahku baru akan diterima penerbit Senin. Tuuh kan Lindaaaa! What are you doing?! Gegara males dateng langsung, hasilnya jadi begini. Hatiku masih bertanya, Robb,,, apa maksud-Mu atas ini? Aku binguuung.
************** @@@@****************
Pulang dari kantor POS, pukul 13.30 kira-kira, awalnya aku mau tabur bunga di stasiun kereta api, tapi aku mikir lagi. Aku harus balik ke perpus! Begitulah Tuhan memelukku. Nyampe di perlus seharusnya aku masuk ke ruangan buku dewasa, tapi pengeeen baca koran Rikiran Rakyat di bagian lowongan kerjanya. Aku buka halaman lowongan kerja, daaaaan, dibutuhkan cowriter buku anak/ buku remaja. Alamat penerbitnya jalan Soekarno-Hatta No. 825 dan perpustakaan daerah ada di jalan yang sama dengan nomor 629. Lamaran kerja terakhir dikumpulkan sepekan setelah berita di koran. Koran PR itu edisi Sabtu,21 Januari 2012. Aku langsung riweuh buka file lamaran kerjaku, bikin surat, dan nyari semua persyaratan yang diminta.
Alhamdulillah di perpustakaan daerah ada fasilitas warnet, dan ngerprint. Dalam 30 menit semua berkas sudah berubah dari softcopy ke hardcopy. Nggak mau gagal lagi kayak tadi, akhirnya aku putuskan untuk mengirimkan surat lamaran kerja langsung ke kantor penerbit. Waktu tukang angkot nanya,
“teh mau ke mana?”
Aku jawab “Ke Jalan Soekarno-Hatta no 825.”
Tukang angkotnya bilang, “kayaknya nggak di pinggir jalan teh,”
“Gak apa-apa,” jawabku.
Sampai di sebuah perempatan, supir angkotnya bilang, “Teh, mobil ini cuma sampai sini. silakan tanya-tanya ke warga tempatnya di mana.”
Untuk mentalku nggak serupa Ayu Tingting Aku naik angkot lagi dan melanjutkan perjalanan. Heuheu.. ternyata nggak jauh dari sana, di pinggir jalan, ada gedung yang bertuliskan 825. That’s right! Itu alamat yang aku maksud. Dengan ramah satpam penjaga kantor penerbit itu menyapaku. Aku kasih surat lamaran kerjaku. Hmmm.. semoga kertas-kertas itu secepatnya menetas menjadi pekerjaan baruku aamiin..
************** @@@@****************
Perempuan itu manajemen krisisnya bagus *berdasarkan yang aku alami. Dalam waktu-waktu mendesak, perempuan bisa cekatan menyelesaikan targetnya. Seperti contoh, waktu aku masih bekerja jadi redaksi majalah. Pada saat deadline, direktur kami meminta rubrik utama diubah, padahal semua content rubrik sudah fiks. Dalam waktu taklebih dari 2 jam atasanku (yang juga perempuan) bisa mengubah content rubrik utama sampai finish atau sudah didesain oleh layouter. Waktu masih kuliah S1, pada kondisi kritis, aku bisa mengumpulkan berkas persyaratan beasiswa dalam beberapa jam dan Alhamdulillah lulus seleksi. Atau ketika sudah membeli tiket kereta api PP ke suatu tempat, ternyata aku harus membatalkannya. Dengan cepat, 30 menit sebelum kereta berangkat aku mengembalikan tiket ke loket untuk menyelamatkan 75% uangku. Padahal keretanya sudah ada di hadapan, tinggal naik heuheu.. Atau saat bencana gempa, seorang ibu pasti dengan sigap menyelamatkan anaknya dan barang-barang yang dia sudah genap tahu harus diselamatkan. Bibiku, saat terjadi kebakaran di rumahnya, yang ia selamatkan adalah sebuah tas berisi surat-surat berharga, uang tunai, dan buku yang menjadi kunci pekerjaan suaminya. Semua barang raib tapi suaminya masih bisa bekerja. Alhamdulillah, aku perempuan.
************** @@@@****************
Alhamdulillah.. Husnudzanku: Dia akan mengembalikan pekerjaanku ^^9 | Kabar baik lainnya, Dia juga mengembalikan amanahku di KAMMI Jabar. Sekarang aku kembali bergabung di lajnah pembinaan internal Departemen Kemuslimahan KAMMI Jabar. Semoga bisa menebar manfaat, semoga amana
h, semoga berkah. Aku rindu aku yang dulu ^^8
Leave a comment

11 Comments

  1. semoga dapat rezeki untuk membeli laptop..agar tidak bolak balik burning CD di rental..

    Reply
  2. faziazen said: semoga dapat rezeki untuk membeli laptop..agar tidak bolak balik burning CD di rental..

    aamiin ^^9

    Reply
  3. subhanallah…semangat teteh^_^

    Reply
  4. Teteup semangat teteh,,wahh boleh ni kapan2 sharing ttg kekammian…

    Reply
  5. metamediana said: Teteup semangat teteh,,wahh boleh ni kapan2 sharing ttg kekammian…

    wah? kader kammi juga?

    Reply
  6. rindupurnama said: subhanallah…semangat teteh^_^

    subhanallah ^^8

    Reply
  7. Promosi terselubung #pasang tampang waspada#

    Reply
  8. langitshabrina said: wah? kader kammi juga?

    Aku juga pas masih kuliah dulu🙂

    Reply
  9. onezonemine said: Promosi terselubung #pasang tampang waspada#

    suka2 gw :p

    Reply
  10. kata temen (entah ini berdasarkan riset ato engga) perempuan itu bisa melakukan tugas banyak dan memikirkan hal yg berbeda dgn yg dikerjakan dlm waktu bersamaan. sedangkan pria tidak. temen yani yg bilang itu pria. kalo pria ktnya…harus fokus pd satu hal baru bisakerjakan dan mikirkan yg lain. hehehe. kalo d soeta juga deketan atuhhh

    Reply
  11. langitshabrina said: suka2 gw :p

    Ahahaha

    Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Wanderer Soliloquy

This blog is an embryo of what may be a soliloquy, a nonfiction, or something in between. With a bowl of my private insights on spirituality, a pinch of science, a jar of environmental issues, some literature spices, and sacks of simple events from my daily life, this is a naked kitchen where everyone is invited to watch how I juggle with all of the ingredients. When it’s done, you’re welcome to have a free taste of whatever it is on the serving table. Perhaps, together, we can give it a name.

Cerpen Koran Minggu

Kompas-Republika-Jawa Pos-Suara Merdeka-Koran Tempo-Media Indonesia

From This Moment

\"Das Gestern ist nur die Erinnerung des Heute und das Morgen ist dessen Traum\"

ILMIBSI

Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra se-Indonesia

(Masih) Manusia Itu Unik, Saya Salah Satunya

pemikirulung yang pesen lapak di wordpress

what has happened?

premature ventricular contractions

Luckty Si Pustakawin

We live the life of an unfinished novel, still waiting to be written. –Absolute Stephanie-

windamaki's blog

Was gibts Neues?

Oracle, Web, Script, SQLserver, Tips & Trick

oracle, programming, kulik, sqlserver, web, javascript

%d bloggers like this: