Muslimdaily: Pengunjung Starbucks Coffe Dukung Kemerdekaan Palestina

Aksi solidaritas untuk rakyat Palestina kembali digelar di Bandung, Jumat (23/11). Aksi dengan rute Gedung Sate, Bandung Indah Plaza, dan berakhir di Masjid Al Ukhuwah ini diikuti oleh ribuan massa dari KNRP, KAMMI, FSLDK, Gema Keadilan, Yayasan Pendidikan Madani, dan ormas lainnya. Aksi ini dilatarbelakangi kepedulian terhadap muslim dan mujahidin Gaza yang sejak 1 Muharram 1433 H kembali diserang roket-roket Israel. Agresi militer Israel ini berkali-kali dilakukan dan PBB tetap tidak bertindak tegas terhadap kejahatan Internasional yang dilakukan Isarel. Oleh sebab itu, Organisasi-organisasi Islam melaksanakan pembelaan melalui aksi penggalangan dana, teatrikal, dan pengumpulan tanda tangan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.


Tidak hanya orang dewasa, siswa SMP dan SMA Nurul Fikri pun turut memperlihatkan kecintaannya kepada sesama muslim Palestina dalam aksi ini. Dimas, siswa SMP Nurul Fikri pun membawa sebuah kotak bertuliskan “Coins For Palestine, Coins to save people in Gaza.” Di depan cafe Starbucks Coffe, siswi SMA juga membawa sebuah kotak bertuliskan “Hapus Israel dari Peta Dunia!” Bahkan pengunjung Cafe Starbucks Coffe pun mengisi tanda tangan dukungan kemerdekaan Palestina.


Dalam aksi solidaritas ini terdapat 8 poin pernyataan sikap ribuan peserta aksi:

  1. Mengecam dengan keras serangan yang dilakukan Zionis Israel. Ini juga merupakan bentuk kebiadaban, pembantaian, dan tindakan brutal dengan dalih yang diada-adakan.
  2.  Zionis Israel telah melakukan kejahatan perang dan pelanggaran HAM berat seperti serangan terhadap warga sipil, wanita, dan anak-anak Gaza.
  3.  Dewan Keamanan PBB yang begitu lugas dan tegas dalam menindak pelanggaran HAM maka harus dengan tegas pula menindak Israel yang telah melakukan kejahatan atas HAM.
  4. Mendesak Pemerintah Indonesia menuntut PBB untuk menghapus Israel dari peta dunia
  5.  Menuntut Pemerintah Indonesia untuk memutus hubungan diplomasi dengan Amerika Serikat yang mendukung Israel melancarkan agresi militer di Gaza, Palestina.
  6. Menyeru kepada masyarakat Indonesia untuk memberi dukungan terus-menerus baik secara moral maupun materi terhadap upaya pembebasan Palestina dari penjajahan Israel laknatullah.
  7.  Mendesak Pemerintah Indonesia untuk membuka kedutaan besar Indonesia di Palestina.
  8.  Menghimbau kepada masyarakat untuk memboikot produk-produk Israel dan antek-anteknya.

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.” demikian kutipan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia yang dibacakan oleh Acep Saeful Millah, Sekjen Gema Keadilan. Aksi solidaritas ini berakhir di Masjid Al Ukhuwah dan Gedung Merdeka. Gerakan massa untuk menggalang dukungan terhadap pembebasan Palestina ini akan selalu digelar di Bandung untuk menunjukkan kepedulian masyarakat Bandung terhadap saudara sesama muslim di Palestina dan untuk mempercepat kemerdekaan Palestina. []

Repost dari muslimdaily

Next Post
Leave a comment

4 Comments

  1. subhanallah, di Jogja sudah hari ahad kemarin

    Reply
  2. paradoks yaaaa judulnya😀
    di satu sisi menyumbang utk menggempur Palestina, di satu sisi mendukung kebebasan Palestina. Heheee

    anw, salam kenal, Mbaaa…

    Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Wanderer Soliloquy

This blog is an embryo of what may be a soliloquy, a nonfiction, or something in between. With a bowl of my private insights on spirituality, a pinch of science, a jar of environmental issues, some literature spices, and sacks of simple events from my daily life, this is a naked kitchen where everyone is invited to watch how I juggle with all of the ingredients. When it’s done, you’re welcome to have a free taste of whatever it is on the serving table. Perhaps, together, we can give it a name.

Cerpen Koran Minggu

Kompas-Republika-Jawa Pos-Suara Merdeka-Koran Tempo-Media Indonesia

From This Moment

\"Das Gestern ist nur die Erinnerung des Heute und das Morgen ist dessen Traum\"

ILMIBSI

Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra se-Indonesia

(Masih) Manusia Itu Unik, Saya Salah Satunya

pemikirulung yang pesen lapak di wordpress

what has happened?

premature ventricular contractions

Luckty Si Pustakawin

We live the life of an unfinished novel, still waiting to be written. –Absolute Stephanie-

windamaki's blog

Was gibts Neues?

Oracle, Web, Script, SQLserver, Tips & Trick

oracle, programming, kulik, sqlserver, web, javascript

%d bloggers like this: