Kesempatan Kedua

Dialah Tuhanku, yang dulu kukenal, lama beberapa kurun waktu aku berpura-pura mengenal-Nya, dan baru beberapa waktu ini aku benar-benar belajar mengenal-Nya kembali, lebih dekat. Dialah Allah SWT yang selalu memberikan kesempatan kedua pada makhluk-Nya. Aku adalah satu diantara jutaan makhluk yang diberi kesempatan kedua itu. Maha Suci Engkau Ya Robb.. Semoga aku dapat istiqomah, lurus hanya menyembah-Mu, Satu.

Pada akhir tahun 2010, aku pernah menulis sebuah kebodohan. Ya, pengalamanku mengikuti Fit and Proper Test menjadi content managent dept head di sebuah perusahaan. Tes dadakan itu aku jalani dengan amat lugu sebagai seorang pelamar yang baru bekerja selama 9 bulan dalam posisi sekretaris. Ah.. waktu itu, pengalaman dudul ini sudah aku ceritakan di langitcantik.mp.com yang sudah almarhumah..

Kini, beberapa hari lalu Tuhanku memberi kesempatan untuk mengikuti tes yang sama. Bedanya, kali ini aku harus membuat presentasi visi dan misi (yang kemarin aku juga lupa mencantumkannya) bila terpilih menjadi manajer. Waktu ditawari ikut seleksi ini, aku tahu diri. Aku bekerja di perusahaan ini baru sejak April 2013. Amat tidak tahu diri bila aku bersedia ikut. Namun, atasanku selalu menghendaki kemajuan. Akhirnya aku bersedia berpartiaipasi.

Dalam seleksi ini aku tak banyak berharap, tak terlalu memaksakan percaya diri, tak memaksa-Nya untuk menjadikanku “pemenang” seperti kebiasaanku waktu itu. Aku hanya berusaha sepenuh kemampuan, mengembalikan rasa percaya diri dihadapan-Nya yang mulai memudar, dan belajar menerima apapun yang tidak sesuao dengan keinginan. Bismillah,,, aku jalani Fit and Proper Test.

Pagi tadi putusan itu diumumkan. Akut yang lulus menjadi content management dept. head. Tidak ada sesuatu yang hebat di hati ini. Mungkin karena kepasrahan, mungkin karena tahu diri, mungkin karena benak ini sudah tidak dijejali target-target yang memaksa-Nya. Allah SWT mencintaiku lebih dari siapapun di dunia ini. Maka pada putusan apapun yang diambil-Nya, tugasku hanya yakin dan berserah. Dia Maha Tepat Waktu. Maka aku tidak akan pernah meminta dipercepat apa-apa yang akan diakhirkan-Nya. Aku takakan meminta diperlambat apa-apa yang akan diawalkan-Nya. Tugasku hanya menerima dan memantaakan diri.

Kali ini aku mengerti Tuhan. Aku sedang belajar mencintai-Mu, semoga aku taksalah sangka atas keyakinan bahwa Kau amat mencintaiku. Semoga diri yang kotor ini dapat benar-benar melihat-Mu untuk berterima kasih secara langsung karena Kau telah menciptakanku. Alhamdulillah..

Previous Post
Next Post
Leave a comment

4 Comments

  1. Selamat ya mbak🙂

    Reply
  2. selamat yaaa🙂

    Reply
  3. Kudu eta mah makan-makan😀

    Reply
  4. Selamat, Linda ^^ Semoga Dia senantiasa melimpahimu dengan cinta-Nya🙂 Amin…

    Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Wanderer Soliloquy

This blog is an embryo of what may be a soliloquy, a nonfiction, or something in between. With a bowl of my private insights on spirituality, a pinch of science, a jar of environmental issues, some literature spices, and sacks of simple events from my daily life, this is a naked kitchen where everyone is invited to watch how I juggle with all of the ingredients. When it’s done, you’re welcome to have a free taste of whatever it is on the serving table. Perhaps, together, we can give it a name.

Cerpen Koran Minggu

Kompas-Republika-Jawa Pos-Suara Merdeka-Koran Tempo-Media Indonesia

From This Moment

\"Das Gestern ist nur die Erinnerung des Heute und das Morgen ist dessen Traum\"

ILMIBSI

Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra se-Indonesia

(Masih) Manusia Itu Unik, Saya Salah Satunya

pemikirulung yang pesen lapak di wordpress

what has happened?

premature ventricular contractions

Luckty Si Pustakawin

We live the life of an unfinished novel, still waiting to be written. –Absolute Stephanie-

windamaki's blog

Was gibts Neues?

Oracle, Web, Script, SQLserver, Tips & Trick

oracle, programming, kulik, sqlserver, web, javascript

%d bloggers like this: