Dare To Dream: Semangat Taubat dan Munajat Bikin Kita Kuat

dream

Dalam usia yang tidak muda lagi, mungkin amat konyol mengikuti GA tentang mimpi. Pada angka 27, bercerita soal mimpi mungkin semacam membenturkan kepada ke tembok berlapis baja sekuat-kuatnya untuk menyadarkan keterlambatan diri. Hmm, tapi biarlah. Aku hanya ingin bercerita dan mungkin mengenang soal seberapa membara semangatku waktu membuat target hidup beberapa tahun lalu. Semoga percikannya masih ada dan bisa mengingatkanku kembali soal mimpi-mimpi itu.

Menuliskan mimpi dengan serius baru aku pelajari lima tahun lalu. Setiap mimpi diberi batas waktu agar ia berubah menjadi target hidup. Waktu itu visi utamaku “Semangat Taubat dan Munajat Bikin Kita Kuat.” Hmm, entah dari mana kalimat tersebut tercetus. Hari ini amazing aja bacanya, ternyata taubat sudah menjadi semacam mantra yang aku rapal sejak dulu. Semoga kata itu bisa terus menerus aku lakukan sepanjang hayat, karena tidak ada manusia yang selamat dari dosa-dosanya tanpa taubat.

Mimpi-mimpi itu dibuat dalam rentang lima tahunan. Targetnya dibagi menjadi ruhiyah (rohani), jasadiyah (fisik), maliyah (keuangan), fikriyah (pengetahuan), dan lain-lain. Karena terlalu banyak, aku share beberapa mimpi yang menurutku agak aneh aja ya. Pada target 2010-2011 target lain-lainku ternyata berkaitan dengan attitudeku yang agak miring. Dalam setahun aku bertarget: Makin rapi, Makin hemat, Makin logis matematis, Ramah, Sabar, Shalehah, Menghargai orang lain. Ngomong-ngomong ternyata penilaianku terhadap attitude pribadi minim sekali, sampe bikin target demikian. Hikmahnya siy, kadang bikin target pada detail diri sendiri pun perlu ternyata. Itu memperlihatkan seberapa besar cintamu terhadap dirimu sendiri.

Target selanjutnya pada tahun 2012-2017 yang tentu sekarang target itu belum berakhir. Beberapa target ruhiyah yang tercatat: Hafal 3 Juz, Menikah di 15 April 2012, QL Bersama Suami, 2 anak. Dari target-target itu, cuma target hafalan yang tercapai. Setelah sempat menjadi bagian dari lembaga hafalan Quran aku jadi tahu bahwa targetku itu sangat rendah. Banyak temen-temen di sana yang menargetkan hafal 30 juz dalam satu tahun. Kadang terpikir, begitulah Allah SWT mengabulkan permintaan hamba-Nya. Kalau target sedikit, tetap dikabulkan dengan yang sedikit itu. Saranku, buat temen-temen yang nyasar ke sini, soal hafalan Quran, targetkanlah 30 Juz agar tidak menyesal di kemudian hari. Target lain kalo dilihat lagi, lucu aja rasanya mau menikah sampai sudah ada tanggal tanpa memikirkan bagaimana mewujudkannya hahaha! Aku jadi tahu, seberapa utopis otakku waktu itu. Aku masih punya waktu 3 tahun lagi memang. Tapi nampaknya target ini sudah jelas kegagalannya.

magister

Target konyol lainnya di tahun 2012-2017 adalah punya BB atau Iphone. Yang kayak begituan musti ditulis ya?! Berita buruknya, sampai saat ini aku belum dapat ilham untuk memiliki dua benda tersebut. Nampaknya lima tahun lalu benda itu udah jadi mitos sampe-sampe aku nulis di list target hidup. Dari sisi fikriyah atau pengetahuan, target yang baru tercapai (walaupun agak meleset) adalah menjadi Master of Art atau Magister Humaniora. Soal pencapaian target ini aku bisa bilang kalau kekuatan menulis mimpi itu memang bekerja. It works! Resign dari kantor juga jadi salah satu target (karena mau ngurus anak) hahaha! Ini anaknya belum ada, resign-nya udah. Itu lawakan selanjutnya.

korean

Mimpi (yang menurutku) gila selanjutnya adalah adalah keinginan untuk melanjutkan kuliah Cultural Studies di Korea University pada 2018 – 2023. Kenapa harus Korea? Apa aku termasuk salah satu yang terkena wabah Korean Wave di Indonesia? Hmm.. Justru itulah yang membuat aku amat tertarik untuk mengambil Cultural Studies di sana. Bagaimana cultural imperealism direncanakan dan dijalankan oleh Korea pada beberapa negara? Tentang hal ini aku sangat penasaran. Mengapa semua ini gila? Karena ternyata minatku pada mengajar amat sangat rendah. Sejak awal mengambil kuliah lanjutan hanya karena keinginanku untuk kembali belajar, mendekam di perpustakaan, dan mencium bau khas buku-buku tua perpustakaan. Mengapa rencanaku dalam dunia akademik begitu jelas, sampai-sampai pada 2024-2029 aku berencana menjadi salah satu guru besar di sebuah universitas. Nah! Gilanya sebelah situ.

Masih banyak kegilaan lain yang ingin aku share, tapi nampaknya bakal telat, udah deadline. Insya Allah ada part 2 hehe..

I DECLARE, I WILL ACCOMPLISH MY DREAMS

 

*Part 2: Dare to Dream: Work In Progress di sini

Leave a comment

10 Comments

  1. kakak saya usia 33 tapi mimpi dan usahanya masih setinggi langit ko😀

    Reply
  2. saya kira bermimpi tidak ada batasannya

    salam kenal, ijin menjejak~

    Reply
  3. hai mbak, minta data nama lengkap, alamat lengkap, dan nmr hpnya dikirim ke windamaki@gmail.com yaa. terimakasihbanyak :))

    Reply
  4. Terima kasih bukunya.. InsyaAllah bermanfaat. Yang paling berat dari give away emang ngirimin hadiahnya.. *pengalaman

    Reply
  1. Giveaway : Dare To Dream! | windamaki's blog
  2. pengumuman untuk peserta give away dare to dream! :) | windamaki's blog

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Wanderer Soliloquy

This blog is an embryo of what may be a soliloquy, a nonfiction, or something in between. With a bowl of my private insights on spirituality, a pinch of science, a jar of environmental issues, some literature spices, and sacks of simple events from my daily life, this is a naked kitchen where everyone is invited to watch how I juggle with all of the ingredients. When it’s done, you’re welcome to have a free taste of whatever it is on the serving table. Perhaps, together, we can give it a name.

Cerpen Koran Minggu

Kompas-Republika-Jawa Pos-Suara Merdeka-Koran Tempo-Media Indonesia

From This Moment

\"Das Gestern ist nur die Erinnerung des Heute und das Morgen ist dessen Traum\"

ILMIBSI

Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra se-Indonesia

(Masih) Manusia Itu Unik, Saya Salah Satunya

pemikirulung yang pesen lapak di wordpress

what has happened?

premature ventricular contractions

Luckty Si Pustakawin

We live the life of an unfinished novel, still waiting to be written. –Absolute Stephanie-

windamaki's blog

Was gibts Neues?

Oracle, Web, Script, SQLserver, Tips & Trick

oracle, programming, kulik, sqlserver, web, javascript

%d bloggers like this: