Kamu Lebih Penting

the-empty-chair by dena-cardwell

Bulan ini ada dua teman yang menghubungiku. Katanya mereka punya kado buatku. Keduanya menghubungi via WA. Soal media chatting ini, aku jadi ingat celotehku kepada beberapa teman yang kutemui akhir-akhir ini. “kamu sekarang di mana siy?” Aku jawab, temui aku di WA.” Sekali waktu ada juga yang bertanya di YM, “Kamu ke mana aja?” “Ini aku ada,” jawabku. Semenjak chat via WA itu, kami belum sempat bertemu atau sengaja janjian bertemu. Kalaupun bertemu, itu terjadi di sebuah acara yang takdirencanakan. Maklum, kedua temanku ini sibuk dengan pekerjaan masing-masing.

Oiya, dua kado itu sudah dinamai oleh pemberinya. Satu teman menyebutnya kado perpisahan karena kepergianku dari asrama Maqdis. Si empunya adalah teman yang sudah dua kali sekamar denganku di asrama. Beberapa pengalaman berteman sudah kami alami. Dari sangat dekat, merenggang, dan kembali mendekat. Setelah beberapa tahun bersaudara dengannya, aku tahu bahwa takada yang abadi di dunia ini. Semua berubah dan aku adalah manusia yang mudah sekali berubah karena keadaan. Selain membuatku jadi lebih baik, berteman dengan orang baik pun ternyata perlu will untuk berubah lebih baik.

Satu lagi adalah kado ulang tahunku bulan lalu. Tahu kenapa temanku yang satu ini memberiku kado? Karena dia punya setumpuk kado yang sudah ditentukan siapa empunyanya. Adak ado pernikahan dan kado ulang tahun. Aku juga heran dengan kebiasaanya menyiapkan kado. Waktu melihat tumpukan kado yang dia siapkan, aku sempat berujar “Kalau aku ulang tahun, aku juga mau kado ya!” Menyedihkan bukan? Diberi kado karena sudah meminta sebelumnya.  Berkali-kali aku tanya tentang waktu bertemu dia hanya menjawab dengan tawa.

Ya. Aku masih ada di sini, di sekitar kalian. Kita masih ada di bawah langit yang sama. Bahkan ketika geotag dijalankan, bisa jadi kita masih berada di wilayah yang sama. Bukan dinding, udara, dan bongkahan besi yang membuat keterpisahan ini. Mungkin ini hanya tentang kita yang belum mengizinkan diri untuk saling bertemu. Terlepas dari jasad yang masih belum mendapat izin untuk saling bertemu, aku sangat berterima kasih karena kamu sudah mengingatku, menyiapkan kado, dan mengabarkannya kepadaku. Terima kasih telah menghubungiku, bertanya tentang kabarku, dan mungkin bertanya kapan aku bisa datang ke tempatmu untuk mengambil kado itu. Sejujurnya, yang lebih ingin kutemui adalah kamu.

foto:  The Empty Chair by Dena Cardwell

Previous Post
Next Post
Leave a comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Wanderer Soliloquy

This blog is an embryo of what may be a soliloquy, a nonfiction, or something in between. With a bowl of my private insights on spirituality, a pinch of science, a jar of environmental issues, some literature spices, and sacks of simple events from my daily life, this is a naked kitchen where everyone is invited to watch how I juggle with all of the ingredients. When it’s done, you’re welcome to have a free taste of whatever it is on the serving table. Perhaps, together, we can give it a name.

Cerpen Koran Minggu

Kompas-Republika-Jawa Pos-Suara Merdeka-Koran Tempo-Media Indonesia

From This Moment

\"Das Gestern ist nur die Erinnerung des Heute und das Morgen ist dessen Traum\"

ILMIBSI

Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra se-Indonesia

(Masih) Manusia Itu Unik, Saya Salah Satunya

pemikirulung yang pesen lapak di wordpress

what has happened?

premature ventricular contractions

Luckty Si Pustakawin

We live the life of an unfinished novel, still waiting to be written. –Absolute Stephanie-

windamaki's blog

Was gibts Neues?

Oracle, Web, Script, SQLserver, Tips & Trick

oracle, programming, kulik, sqlserver, web, javascript

%d bloggers like this: