Jurnal Estetika Postmodernisme dalam Hijab Style

iklan jurnal panggung

Sebagai produk budaya postmodern, hijab style lahir di era tumpah ruahnya realitas semu. Citra modernitas, pemenuhan hasrat kecantikan, dan citra perempuan kelas atas dapat dibeli dengan cepat di toko-toko hijab online. Menurut Piliang, mewabahnya citraan-citraan semu di media massa, komoditi-komoditi, dan tubuh-tubuh, semuanya merupakan satu bukti bahwa sebetulnya semua teori-teori Boudrillard tentang simulasi dan realitas semu bukannya tidak ada gunanya. Setidak-tidaknya ia mengingatkan kita bahwa sesungguhnya di tengah-tengah citraan dan objek yang mengalir di hadapan kita, sesungguhnya kita telah berubah, (2011:171). Desain hijab yang semakin jauh dari syar’i, harganya yang semakin tinggi, dan mencuatnya fenomena jilboobs menggambarkan bahwa pandangan masyarakat tentang hijab telah berubah. Pasar sudah mengubah hijab bukan lagi sebagai identitas melainkan komoditas bisnis.

Lalu dalam ceceran tanda-tanda ini sebagian besar dari kita hanya dapat berkata bahwa hijab style telah mengubah apa-apa yang dahulu melekat pada hijab dengan dalil syar’i yang sebagian orang awam takbisa menerimanya. Banyak dari kita kelelahan berkata bahwa hijab style sudah taklagi memperlihatkan identitas hijab tapi kesulitan membuktikan tanda identitas mana yang mulai terkikis. Oleh sebab itu, jurnal “Estetika Postmodernisme dalam Hijab Style” menjadi jawaban singkat saya tentang bagian mana yang berubah. Mengapa hijab style takdapat lagi disebut bagian dari hijab syar’i? Mengapa hijab style layak didakwa mengaburkan fungsi hijab sebagai identitas muslimah? Bukti-buktinya visual saya tampilkan dalam jurnal ini..

Jurnal ini terbit di Jurnal Panggung STSI Bandung Vol. 24 No. 1. Ia bergabung dengan beberapa jurnal lain yang membahas “Fenomena dan Estetika Seni.” Bagi teman-teman yang berminat memiliki jurnal tersebut silakan hubungi kontak pada gambar. Mohon maaf saya tidak dapat menjelaskan langsung di blog karena berkaitan dengan hak cipta. InsyaAllah ide jurnal ini akan saya cuplik dalam buku “Hijab Style Undercover” yang masih dalam penggarapan. Mohon doa, semoga lekas terbit.

Leave a comment

2 Comments

  1. kak blh tanya? blh mnta contoh jurnal ttng tema di atas? buat tugas soalnya kak. terimakasih sblmnya🙂

    Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Wanderer Soliloquy

This blog is an embryo of what may be a soliloquy, a nonfiction, or something in between. With a bowl of my private insights on spirituality, a pinch of science, a jar of environmental issues, some literature spices, and sacks of simple events from my daily life, this is a naked kitchen where everyone is invited to watch how I juggle with all of the ingredients. When it’s done, you’re welcome to have a free taste of whatever it is on the serving table. Perhaps, together, we can give it a name.

Cerpen Koran Minggu

Kompas-Republika-Jawa Pos-Suara Merdeka-Koran Tempo-Media Indonesia

From This Moment

\"Das Gestern ist nur die Erinnerung des Heute und das Morgen ist dessen Traum\"

ILMIBSI

Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra se-Indonesia

(Masih) Manusia Itu Unik, Saya Salah Satunya

pemikirulung yang pesen lapak di wordpress

what has happened?

premature ventricular contractions

Luckty Si Pustakawin

We live the life of an unfinished novel, still waiting to be written. –Absolute Stephanie-

windamaki's blog

Was gibts Neues?

Oracle, Web, Script, SQLserver, Tips & Trick

oracle, programming, kulik, sqlserver, web, javascript

%d bloggers like this: