#25DayBlogChallenge Day 6: School Days; What Inside The Bag

image

Hari keenam tantangannya adalah memperlihatkan isi tas ketika hari-hari sekolah. Kamu juga pasti sepakat, tas perempuan itu sekecil apapun selalu jadi kantong Doraemon, segala ada! Mungkin bawaan SD kali ya. Ini bikin aku inget ponakanku yang kelas 5 SD. Maksud hati pengen beliin dia tas-tas cewek lucu, feminin yang ada di pinggir-pinggir jalan CWalk, apa daya ingatan soal barang-barang yang selalu dibawanya menghantuiku. Ponakanku selalu pakek tas ransel (gak terlalu gede) tapi pas diangkat, beraaat banget dah. *Sayup-sayup terdengar dari sudut sana “ngikutin kebiasaan tantenya.” Hahaha..

Okey, sebagai pengakuan, inilah isi tasku setiap berangkat ke kampus. Setiap pakai gamis hitam, aku selalu pakai tas hitam ini. Kalau setelanku atasan kuning dan jeans biru, tas hitam ini cocok menemani. Ketika pakai gamis hijau tua dan jilbab pink, tas hitam ini tetap menemani. Intinya aku gak punya tas lagi selain ini hahaha! Ada deng, tas ransel coklah, tapi jarang dipakek ngajar. Isi tasku simpel: netbook, buku bahasa Indonesia, tab, payung, dompet, Al quran, dan buku catatan.

Netbook balloonku ini namanya Embun. Dia nemenin aku sudah sejak 22 Februari 2012. Katanya siy dia limited edition, tapi ya limitednya selama setahun dan di puluhan negara. Walhasil tetep aja si Embun jadi pasaran. Aku namai dia Embun karena bikin balon-balonnya berwarna semacam uraian cahaya. Dia juga selalu sukses bikin seger kalo lagi suntuk karena dia satu-satunya temen curhat paling rahasia *padahal password udah kesebar di temen-temen hahaha. Sesedrhana apapun dia, Embun udah setia nemenin aku nyelesein tesis lah paling enggak.

Buku bahasa Indonesia, bacaan wajib buat guru bahasa Indonesia kan! Al Quran juga bacaan utama muslim. Sebab itu, keduanya aku bawa ke mana-mana. Dompet hitam yang ada di samping Al Quran itu memorable banget. Dia aku beli waktu aku masih ngerjain skripsi, 2009. Dompet ini aku beli di Okedoku Jatos waktu jalan bareng sama rekan duoku, si Rena. Dompet ini awet banget. Untuk orang yang percaya bahwa isi dompet selalu setara dengan harga dompet, dia gak akan pernah punya dompet ini. Sebagai salah satu keajaiban dunia, dompet ini harganya cuma 6rebu. Yang mau nitip, boleh ke aku qeqeqe! Mungkin sampai tahun lalu kami masih kembaran dompet. Nampaknya sekarang si Rena udah ganti dompet siy.

Buku catatan kecil ini masih tetep aku bawa walaupun udah ada tab. Mengapa? Awalnya siy kerana di asrama setiap kajian gak boleh bawa tab atau HP. So that, aku harus punya buku catatan. Buku ini juga selalu jadi tempat nyatet ide-ide tulisan. Biasanya kalau nulis di catatan tab, aku sering gagal fokus gegara notif twitter or fb. Nah, kalau pakek buku catatan ini aku terbebas dari gangguan, walaupun agak pegel nulisnya.

Payung! Benda ini wajib dibawa selama musim hujan. Ukuran payungku kayak aksesoris ya, kecil banget. Biarkan, prinsipnya dia bisa dibawa walaupun aku pakek tas kecil. Kekurangannya siy, aku gak bisa berbagi payung sama orang lain. So that, aku selalu berdoa orang disekitarku gak lupa bawa payung sendiri. Semoga ini bukan bagian dari keselfishanku :p

Isi kotak pinsilku apa? *Penting banget buat dibahas :))
image

Pembahasan ini buat pengumuman kalau ketemu aku dan ada yang mau pinjem sesuatu. Inilah isi kotak pensilku. FD 16 GB gak akan dipinjemin ke peternak virus. Gantungannya, si Batman, hadiah dari Joker. Modem putih silakan digunakan, free, karena di sana gak ada kartunya. Yang mau minjem, pakek kartu sendiri :p Pulpen merah buat ngoreksi tugas mahasiswa, pulpen hitam buat nyatet dan nandatangan. Kalo ketemu aku mau minjem pisau atau pinsil, gak usah sungkan ya. Spidolku warna biru muda. Seorang mahasiswa pernah bilang “Suka biru ya Bu!” Tebakan dia benar. Ya sudah, kita akhiri ketidakpentingan ini….

PS: sejak beberapa menit lalu waktumu terbuang percuma karena baca posting ini.

Previous Post
Next Post
Leave a comment

5 Comments

  1. Aku suka post spt ini, selalu seru lihat isi tas dan tempat pensil.. Tp jd sebel krn baca PS:nya..😦

    Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Wanderer Soliloquy

This blog is an embryo of what may be a soliloquy, a nonfiction, or something in between. With a bowl of my private insights on spirituality, a pinch of science, a jar of environmental issues, some literature spices, and sacks of simple events from my daily life, this is a naked kitchen where everyone is invited to watch how I juggle with all of the ingredients. When it’s done, you’re welcome to have a free taste of whatever it is on the serving table. Perhaps, together, we can give it a name.

Cerpen Koran Minggu

Kompas-Republika-Jawa Pos-Suara Merdeka-Koran Tempo-Media Indonesia

From This Moment

\"Das Gestern ist nur die Erinnerung des Heute und das Morgen ist dessen Traum\"

ILMIBSI

Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra se-Indonesia

(Masih) Manusia Itu Unik, Saya Salah Satunya

pemikirulung yang pesen lapak di wordpress

what has happened?

premature ventricular contractions

Luckty Si Pustakawin

We live the life of an unfinished novel, still waiting to be written. –Absolute Stephanie-

windamaki's blog

Was gibts Neues?

Oracle, Web, Script, SQLserver, Tips & Trick

oracle, programming, kulik, sqlserver, web, javascript

%d bloggers like this: