Al Wahid – Al Ahad

68Al-Ahad_copy

Barangsiapa yang mengaitkan Allah SWT dengan berbagai keadaan, maka sesungguhnya dia tidak mempercayai keesaan Allah SWT. Yang menyerupakan Allah SWT dengan sesuatu sebenarnya dia tidak mengenal-Nya sedikitpun. Siapapun yang menduga dapat melukiskan-Nya, maka Dia pasti bukan yang dilukiskan. Orang yang menghayaklan-Nya, sebenarnya Dia bukan yang dihayalkan.

Waktu tidak bersama Allah SWT. Wujudnya mendahului waktu. Keberadaan-Nya tidak mendahului ketidakberadaan. Azali-Nya mendahului permulaan. Penciptaan-Nya atas indera diketahui bahwa Allah SWT tidak berindera. Dengan pertentangan dengan berbagai hal, diketahui bahwa Dia tidak mempunyai pertentangan. Dengan persamaan dengan berbagai hal, diketahui bahwa takada satupun yang menyamai-Nya.

Dialah Allah SWT, takterbatas oleh batas, takterhitung dengan jumlah, kata “sejak” ditolak oleh sifat qodim-Nya. Kata “sesudah” tidak sejalan dengan sifat azali-Nya. Kata “seandainya” tidak dikenal dengan sifat kesempurnaan-Nya. Dia tidak melahirkan apapun, sehingga tidak dapat dipandang telah dilahirkan. Dialah Allah SWT, terlalu tinggi untuk punya putra, terlalu suci untuk punya istri. Khayalan tidak dapat menjangkau-Nya. Maka mustahil memberikan kuantitas kepada-Nya. Pengertian tidak dapat memikirkan-Nya, maka bagaimana bisa memberi bentuk untuk-Nya.

Indera tidak dapat menangkap-Nya, sehingga bagaimana dia dapat diraba?! Malam dan siang tidak menjadikan-Nya tua. Terang dan gelap tidak menjadikan-Nya berubah. Dia tidak di dalam sesuatu dan dia juga tidak di luarnya. Dialah Allah SWT, menyampaikan berita bukan dengan lidah, juga bukan dengan bunyi. Dia mendengarkan bukan dengan telinga atau dengan organ pendengar. Dia melihat bukan dengan alat pelihat. Dia berkata-kata tanpa mengeluarkan kata-kata. Dia mengingat tapi tidak menghafal. Dia bertekad tapi bukan dengan ketetapan hati.

Dialah Allah SWT, mencintai tanpa perasaan, menaruh kasih tanpa perih. Dia membenci tanpa derita. Dia marah tanpa gejolak hati.

(Ali Bin Abi Thalib – Nahjul Balaghah).

*gambar dari sini

Next Post
Leave a comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Wanderer Soliloquy

This blog is an embryo of what may be a soliloquy, a nonfiction, or something in between. With a bowl of my private insights on spirituality, a pinch of science, a jar of environmental issues, some literature spices, and sacks of simple events from my daily life, this is a naked kitchen where everyone is invited to watch how I juggle with all of the ingredients. When it’s done, you’re welcome to have a free taste of whatever it is on the serving table. Perhaps, together, we can give it a name.

Cerpen Koran Minggu

Kompas-Republika-Jawa Pos-Suara Merdeka-Koran Tempo-Media Indonesia

From This Moment

\"Das Gestern ist nur die Erinnerung des Heute und das Morgen ist dessen Traum\"

ILMIBSI

Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Budaya dan Sastra se-Indonesia

(Masih) Manusia Itu Unik, Saya Salah Satunya

pemikirulung yang pesen lapak di wordpress

what has happened?

premature ventricular contractions

Luckty Si Pustakawin

We live the life of an unfinished novel, still waiting to be written. –Absolute Stephanie-

windamaki's blog

Was gibts Neues?

Oracle, Web, Script, SQLserver, Tips & Trick

oracle, programming, kulik, sqlserver, web, javascript

%d bloggers like this: